Dari judul postingan saya kali ini, bisa terbayang kah kira-kira pembahasan pada coaching hari ketiga ini apa? Hhihi.
Coaching pada hari ketiga dilaksanakan pada Senin, 1 November 2021. Pembahasan pertama adalah tentang tugas vlog yang disampaikan oleh Bu Tuti Alawiyah (Pusdatin Kemdikbud). Sungguh menarik pembahasan vlog ini karena benar-benar hal baru bagi saya. Tugas vlog ini tidak kalah menantang karena kita diajak untuk bisa memproduksi sebuah video blog. Membuat vlog adalah paket lengkap. Banyak sekali yang harus diperhatikan dari teknis hingga penampilan diri. Bu Tuti menyampaikan kita bisa menyiapkannya dengan membuat naskah terlebih dahulu. Jika ingin berimprovisasi boleh-boleh saja. Intinya dikembalikan lagi kepada si pembuat vlog. Kalau saya sih... merasa lebih mudah jika membuat naskah dahulu. Hal itu sebagai acuan selama merekam dan bisa meminimalisir retake yang memakan waktu.
Vlog tentu berkaitan erat dengan media sosial. Kita menggunakan platform Youtube untuk membagi vlog dan bisa dibagikan ke banyak media sosial lainnya. Oleh karena itu belum lengkap jika belum dibekali "Tips dan Trik Mengembangkan Vlog" supaya video yang kita sajikan memnarik dan bermanfaat. Dalam materi ini kami diajak untuk memperhatikan tema, apa yang akan kami sampaikan, angle penggambilan gambar, dan bagaimana mengedit video itu sendiri. Bu Tuti mengatakan beberapa detik di awal menjadi penentu apakah penonton akan melanjutkan menonton. Jadi akan lebih menarik jika kita berikan teaser di awal video.
Setelah mengenai vlog selesai, kami membahas "Strategi Berbagi Memanfaatkan Media Sosial" yang disampaikan oleh Ibu Intan Widora (DRB Lampung 2020). Lagi-lagi personal branding dibahas. Hal itu tentu sebagai motivasi bagi kami--guru untuk bisa membangun personal branding dalam mengembangkan dunia pendidikan. Nah yang menjadi gap di sini adalah ketika guru memiliki akun media sosial personal, dimana isinya sebagian besar mengenai kehidupan biasa (bukan tentang pendidikan). Jadi ketika memposting postingan mengenai pekerjaan dalam hal ini pendidikan, akan merasa tidak nyaman karena secara tidak langsung postingan personal lainnya akan terekspos. Dalam hal ini, Ibu Intan dan Ibu Nuvis memberikan saran untuk bisa memuat akun media sosial lainnya sehingga tidak tercampur dengan media sosial yang personal. Sementara saya sendiri sudah membuat akun terpisah sejak lama (Instagram), hanya saja belum memulai mengisi kontennya hehehe. Semoga dengan PembaTIK ini membuat saya lebih semangat lagi!
Yang tak kalah pentingnya, nih ada materi "Pemanfaatan Video Conference". Kami membahas mengenai 2 aplikasi vicon yang pastinya sudah tidak asing lagi bagi kita semua, yaitu Zoom Meeting dan Google Meet. Kami bersama-sama mendiskusikan mengenai perbedaan 2 aplikasi ini.
Sesi yang terakhir pada hari ini adalah kami masuk ke break out room untuk bertemu dengan kelompok yang memiliki sub tema yang sama dalam menjalankan misi best practice kami. Kelompok kami dibimbing oleh Ibu Yuni Sudiasih (DRB Lampung 2018). Di sini kami lebih banyak sharing setelah Pak Rudi Riawan dan Pak Wira Albarizi mempresentasikan mengenai Rencana Tindak Lanjut (RTL) Kegiatan PembaTIK Level 4. Jujur saja, pada coaching hari ini saya lebih memiliki keberanian untuk bertanya. Awalnya merasa malu hihhihihi. Tapi lama-lama cair juga, terlebih Ibu Yuni banyak sekali memberikan saran. Sungguh pengalaman yang berharga!

Komentar
Posting Komentar