Sesi curhat........ Siapa sangka saya ternyata bisa melaluinya. Sempat batal kolaborasi dengan SRB Lampung yang keren-keren, Ibu Candrawilasita (SRB Way Kanan), Ibu Sarah (SRB Tulang Bawang), dan Bapak Rudi (SRB Tulang Bawang). Hal itu dikarenakan badan yang rasanya seperti mau drop karena lemas dan pusing. Ditambah saya punya kegiatan berbagi setiap hari hingga Jumat. Ada perasaan takut akan ketahanan tubuh. Tetapi...
"Gak boleh!!!" Ucap Bu Candrawilasita yang mengatakan bahwa saya pasti bisa. Mantra "Bisa pasti bisa." memang manjur! Akhirnya kami bertukar posisi, yang tadinya saya akan menyampaikan best practice, berubah peran menjadi moderator dan menyampaikan mengenai single sign-on. Sedangkan Bu Candrawilasita berbagi terkait best practice-nya. Sungguh senang memiliki support system yang nyata.
Akhirnya, setelah selesai kegiatan di Kota Agung, saya segera pulang dengan memakan waktu 1,5 jam perjalanan dan sampai rumah langsung on cam.... mulai. Saya pasti bakal menyesal jika mundur dari kolaborasi ini. Sesi kolaborasi bersama SRB ini benar-benar daging, benar kata Pak Mirwan Saputra (DRB Lampung 2017). Ada pengetahuan baru yang disampaikan oleh rekan-rekan SRB.
Kegiatan dimulai oleh saya sendiri sebagai moderator. Lalu dilanjutkan motivasi oleh Pak Mirwan, biasa kami panggil dengan sebutan Adin Mirwan. Suaranya yang adem membuat apa yang dikatakan beliau merasuk ke sukma, eh. Beliau menyampaikan bahwa SRB merupakan perpanjangan tangan dalam mengenalkan Rumah Belajar ke khalayak luas terutama guru dan peserta didik. Langkah yang diambil Pusdatin dalam mengenalkan Rumah Belajar sangat baik. Karena benar saja selama saya pribadi melakukan kegiatan di berbagai tempat di Tanggamus, ternyata Rumah Belajar ini belum dikenal. Dengan keberadaan SRB semoga Rumah Belajar bisa mewujudkan pembelajaran yang mudah diakses dan konten yang semakin berkembang.
Selajutnya saatnya saya menyampaikan mengenai single sign-on belajar.id. Dengan menggunakan akun belajar.id kita memiliki privilege. Hanya dengan akun tersebut kita bisa mengakses tanpa membuat username atau password baru. Contohnya kita bisa mendaftar aku di Rumah Belajar tanpa perlu memasukkan NUPTK atau NIK. Selain itu, ada laman yang sekarang menjadi favorite di berbagai kalangan, yaitu Canva. Canva merupakan aplikasi desain yang mudah. Mau membuat konten di media sosial? Dengan Canva terasa mudah. Nah, dengan belajar.id kita bisa mendapatkan Canva for Education Pro. Gratis! Lalu yang penting juga, ruang penyimpanan drive yang unlimited. Dalam hal ini benar-benar menjawab pengguna Google Classroom terhadap keluhan drive yang mudah penuh karena tugas-tugas peserta didik. Terkait belajar.id ternyata masih ada yang belum mengaktifkan. Segera diaktifkan supaya tidak mubazir. Soalnya ini bermanfaat banget!
Penyampaian mengenai single sign-on berlalu, saatnya Bu Candrawilasita menyampaikan best practice-nya dalam memanfaatkan Augmented Reality dengan menggunakan model Inquiry Terbimbing. Inovasi Rumah Belajar dengan menghadirkan Augmented Reality sungguh dimanfaatkan Bu Candrawilasita dengan apik! Peserta didik memerlukan pembelajaran yang 'menyalakan' panca inderanya. AR ini benar-benar memanjakan mata, peserta didik bisa dengan mudah memahami Alternatif Energi secara visual.
Dari fitur Augmented Reality kita beralih ke fitur lainnya di Rumah Belajar, yaitu Laboratorium Maya yang dicoba dalam best practice-nya Bu Sarah Mardiyah. Fitur ini membantu guru IPA untuk bisa melakukan praktikum maya. Terlebih, ini bisa dimanfaatkan jika sekolah belum memiliki sarana yang mumpuni. Selain menyampaikan mengenai Laboratorium Maya, Bu Sarah juga memberikan pengalaman baru, bahkan bagi saya sendiri yaitu mengenai fitur Add Ins pada PPT. Akan saya coba, Bu Sarah, hehe.
Nah, materi terakhir disampaikan oleh Pak Rudi Riawan, yang juga suami Bu Sarah. Keren banget ya suami-istri bisa berkarya bersama! Pak Rudi ini menyampaikan mengenai memanfaatkan blog terintegrasi Rumah Belajar. Saya semangat sekali terkait hal ini. Saya sendiri memang suka otak-atik blog. Pak Rudi memberikan cara bagaimana menginterasikan blog kita dengan Rumah Belajar. Ternyata langkahnya mudah, lho. Sahabat sekalian bisa mencobanya. Terlebih jika kita ingin memanfaatkan blog untuk mengajar, perlu sekali untuk menyematkan materi di blog tanpa peserta didik harus membuka laman lain.
Berakhirnya Pak Rudi berbagi, maka berakhir pula kegiatan berbagi kami berempat. Senang sekali berkolaborasi dengan mereka bertiga yang juga SRB Lampung 2020. Saya banyak belajar dari mereka dan menambah pengalaman belajar bersama.
Closing statement diberikan oleh Adin Mirwan. Beliau bahkan mengatakan bahwa materi hari ini daging semua. Setuju sekali, Adin! Daging yang siap disantap dan diolah, alias langsung dipraktekkan!
Kegiatan ini ditutup dan diakhiri dengan foto bersama. Lihat, wajah saya sudah agak kucel ya! Maklum, bahkan belum ganti baju dan makan siang. Hihihi terlalu semangat dengan Siger Lampung yang beneran bikin seger meski saya belum ganti baju bahkan belum makan siang sekali pun!









Komentar
Posting Komentar